McLaren masih menunggu mesin Mercedes terbaru untuk musim Formula 1 2026

CEO McLaren Zak Brown mengatakan timnya menjadi satu-satunya pelanggan Mercedes yang belum menerima unit tenaga terbaru, meski yakin dapat segera mengejar para rival.

Lando Norris mengemudikan mobil McLaren MCL40 Mercedes saat sesi kualifikasi Formula 1 GP Britania Raya di Sirkuit Silverstone.
Lando Norris dari Britania Raya mengemudikan mobil McLaren MCL40 Mercedes nomor 1 saat sesi kualifikasi menjelang Formula 1 Grand Prix Britania Raya di Sirkuit Silverstone, Northampton, Inggris, 4 Juli 2026. Foto oleh Dom Gibbons/Getty Images

CEO Zak Brown mengungkapkan tim Formula 1 McLaren masih menunggu pengiriman spesifikasi terbaru unit tenaga Mercedes, sementara tim pelanggan lain sudah mulai menggunakannya pada Grand Prix Inggris.

Mercedes memperkenalkan mesin terbaru tersebut pada seri Grand Prix Austria melalui mobil George Russell dan Andrea Kimi Antonelli. Mesin baru itu tidak membawa peningkatan performa, tetapi menggunakan baterai yang telah dimodifikasi untuk meningkatkan keandalan setelah beberapa kegagalan teknis dalam beberapa balapan terakhir.

Kepala tim Mercedes, Toto Wolff, sebelumnya mengisyaratkan bahwa spesifikasi terbaru tersebut memiliki sedikit peningkatan karakteristik dibanding versi sebelumnya.

Pembaruan itu kini mulai didistribusikan kepada tim pelanggan Mercedes. Williams dan Alpine telah menerima mesin terbaru di Silverstone, sedangkan McLaren masih menggunakan spesifikasi lama.

“Kami masih menunggu mesin Mercedes yang sekarang digunakan tim lain. Kami adalah satu-satunya yang belum mendapatkannya, tetapi mesin itu akan segera tersedia untuk kami,” kata Brown kepada media, termasuk Crash.net, pada Jumat menjelang Grand Prix Inggris.

Brown mengakui McLaren tentu ingin segera menggunakan spesifikasi terbaru, meski ia tidak menganggap keterlambatan tersebut sebagai sebuah masalah besar.

“Tentu kami ingin segera memilikinya. Setiap kali ada peningkatan yang Anda tahu akan datang tetapi belum tersedia di mobil Anda, tentu Anda ingin mendapatkannya secepat mungkin. Namun saya tidak menyebutnya sebagai sebuah frustrasi. Begitulah situasinya dan kami hanya terus bekerja keras sampai waktunya tiba,” ujarnya.

Menurut Brown, McLaren belum mengganti mesin karena unit tenaga yang saat ini digunakan masih memiliki masa pakai yang cukup.

Ia menjelaskan setiap tim harus mengatur siklus penggunaan mesin sepanjang musim, sehingga pergantian dilakukan sesuai kebutuhan. Brown mencontohkan Williams menerima mesin terbaru lebih cepat setelah Carlos Sainz Jr. mengalami masalah yang mengharuskannya mengganti unit tenaga.

“Kami masih memiliki umur pakai pada mesin saat ini, jadi kami harus menunggu hingga jadwal penggantian mesin berikutnya. Itu hanya persoalan waktu,” katanya.

McLaren, yang berstatus juara dunia konstruktor bertahan, belum meraih satu pun kemenangan pada musim Formula 1 2026. Hingga sejauh ini, Mercedes telah memenangi tujuh balapan, sementara Ferrari menjadi satu-satunya tim di luar Mercedes yang berhasil memenangi grand prix musim ini.

Meski demikian, Brown tetap optimistis McLaren mampu mengejar ketertinggalan melalui paket pengembangan yang telah disiapkan.

“Kami masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan. Saya yakin kami akan mampu mengejar dan memenangkan balapan musim ini. Saya cukup optimistis dengan arah perkembangan tim,” kata Brown.

Related

Tinggalkan Balasan

Popular