AS dan Kanada capai kesepakatan, Trump cabut keberatan terhadap proyek jembatan senilai US$4,5 miliar

Jembatan internasional yang menghubungkan Michigan dan Ontario dijadwalkan dibuka pada 27 Juli setelah kedua negara menyepakati pengelolaan tarif tol dan pembentukan dana pembangunan ekonomi selama 15 tahun.

Jembatan Internasional Gordie Howe membentang di atas Sungai Detroit, terlihat dari River Rouge, Michigan, Amerika Serikat.
Jembatan Internasional Gordie Howe terlihat dari River Rouge, Michigan, Amerika Serikat, 12 Juni 2026. Foto oleh Jeff Kowalsky/Bloomberg/Getty Images

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka jalan bagi peresmian Jembatan Internasional Gordie Howe senilai US$4,5 miliar yang menghubungkan Kanada dan negara bagian Michigan setelah mencabut keberatannya terhadap proyek tersebut. Keputusan itu diambil menyusul tercapainya kesepakatan baru antara Washington dan Ottawa mengenai tata kelola tarif tol serta pembagian manfaat ekonomi dari pengoperasian jembatan.

Jembatan yang telah direncanakan sejak 13 tahun lalu itu kini dijadwalkan resmi dibuka pada 27 Juli, mengakhiri ketidakpastian yang sempat menghambat peresmiannya.

Trump mengumumkan persetujuannya melalui platform Truth Social pada Sabtu, seraya mengklaim bahwa pemerintahannya berhasil memperoleh kesepakatan yang lebih menguntungkan bagi Amerika Serikat.

“Semoga kita berdua menikmati bertahun-tahun kesuksesan melalui pembangunan luar biasa ini,” tulis Trump dalam unggahannya.

Keputusan tersebut menandai berakhirnya salah satu sengketa infrastruktur paling menonjol dalam hubungan Amerika Serikat dan Kanada, yang semakin memburuk selama masa jabatan kedua Trump.

Pada Februari lalu, Trump menyatakan bahwa ia tidak akan mengizinkan pembukaan jembatan tersebut hingga Amerika Serikat memperoleh kompensasi penuh dari Kanada. Pernyataan itu muncul dalam unggahan media sosial yang secara luas dipandang sebagai respons terhadap langkah Ottawa mempererat hubungan dagang dengan China.

Kontroversi semakin berkembang setelah dokumen pendanaan politik yang dipublikasikan pada Februari menunjukkan bahwa Matthew Moroun, pemilik perusahaan yang mengoperasikan Ambassador Bridge—jembatan berusia sekitar satu abad yang juga menghubungkan Michigan dan Ontario—menyumbangkan US$1 juta kepada MAGA Inc., komite aksi politik (Super PAC) pendukung Trump, pada 16 Januari.

Keluarga Moroun yang berbasis di Detroit selama bertahun-tahun dikenal sebagai penyumbang Partai Republik sekaligus penentang utama pembangunan Jembatan Gordie Howe. Mereka khawatir kehadiran jalur penyeberangan baru akan mengurangi pendapatan dari tarif tol Ambassador Bridge, yang selama ini menjadi salah satu jalur perdagangan tersibuk antara Amerika Serikat dan Kanada.

Meski demikian, Gedung Putih maupun pihak Super PAC membantah adanya hubungan antara sumbangan politik tersebut dengan sikap Trump terhadap proyek Jembatan Gordie Howe.

Terobosan baru tercapai pada Jumat malam ketika pemerintah Kanada mengumumkan bahwa kedua negara telah menyepakati serangkaian langkah kerja sama yang berfokus pada tata kelola tarif tol. Kesepakatan itu juga mencakup pembentukan dana pembangunan ekonomi selama 15 tahun yang akan didanai dari sebagian keuntungan operasional jembatan.

Menteri Infrastruktur Kanada Gregor Robertson menyatakan pembukaan jembatan baru tersebut diperkirakan akan menghasilkan aktivitas ekonomi bernilai miliaran dolar selama beberapa dekade mendatang.

Menurut Robertson, infrastruktur tersebut akan menciptakan peluang ekonomi baru, memperkuat perekonomian kedua negara, serta memberikan manfaat lintas batas bagi generasi mendatang.

Koridor Detroit-Windsor merupakan salah satu jalur perdagangan paling penting di Amerika Utara. Data Detroit Regional Chamber menunjukkan lebih dari empat juta truk melintasi koridor tersebut setiap tahun dengan nilai perdagangan dua arah mencapai hampir US$70 miliar.

Jembatan Gordie Howe membentang di atas Sungai Detroit, menghubungkan Windsor di Provinsi Ontario dengan Detroit di Michigan. Infrastruktur tersebut dibangun sebagai jembatan kabel enam lajur dengan bentang utama sepanjang 853 meter, menjadikannya jembatan cable-stayed terpanjang di Amerika Utara. Secara keseluruhan, panjang jembatan mencapai sekitar 2,5 kilometer.

Pembangunan jembatan selama bertahun-tahun dipandang sebagai proyek strategis untuk meningkatkan kapasitas perdagangan, mengurangi kemacetan di jalur penyeberangan lama, serta memperkuat rantai pasok antara kedua negara yang sangat terintegrasi.

Awalnya, upacara peresmian dijadwalkan berlangsung pada Juni. Namun agenda tersebut ditunda ketika pemerintahan Trump berupaya menegosiasikan kembali kesepakatan lama antara Amerika Serikat dan Kanada mengenai pengelolaan proyek tersebut.

Dengan tercapainya kompromi terbaru, kedua negara kini bersiap mengoperasikan salah satu proyek infrastruktur lintas batas terbesar di Amerika Utara. Selain memperlancar arus barang dan kendaraan, pembukaan Jembatan Gordie Howe juga dipandang sebagai langkah penting untuk memperkuat hubungan ekonomi bilateral di tengah dinamika politik dan perdagangan yang sempat memanas dalam beberapa tahun terakhir.

Related

Tinggalkan Balasan

Popular